FTIK INSIGHT – Malang – Pendidikan bukan sekadar tentang ruang kelas dan buku pelajaran. Lebih dari itu, pendidikan adalah cahaya yang mampu menumbuhkan harapan, membangun kepercayaan diri, dan membuka jalan bagi setiap anak untuk meraih masa depan. Semangat inilah yang diwujudkan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS (HMPS PIPS) FTIK UIN Malang melalui kegiatan Volunteer Pelita Pendidikan dengan tema “Satu Langkah Mengabdi Sejuta Mimpi Terinspirasi.” Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 6–7 Juni 2026, tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Hajjah Khodijah, Sumber Pasir, Kota Malang. Sebanyak 30 peserta terlibat dalam rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai kepribadian, kepedulian sosial, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Volunteer Pelita Pendidikan lahir dari kepedulian terhadap masih adanya anak-anak yang menghadapi keterbatasan dalam memperoleh sarana belajar dan pendampingan tambahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa HMPS PIPS berupaya menghadirkan dukungan secara langsung sekaligus membangun motivasi agar anak-anak panti tetap memiliki semangat belajar dan keberanian untuk mengejar cita-cita. Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu, 6 Juni 2026. Para peserta melakukan persiapan dan berangkat menuju lokasi pada pukul 09.00 WIB. Setibanya di panti, kegiatan diawali dengan pengarahan, pembukaan, dan sambutan. Suasana kemudian semakin hangat melalui penyerahan donasi sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada panti asuhan, dilanjutkan dengan sesi perkenalan serta berbagai permainan bersama anak-anak. Interaksi sederhana melalui permainan menjadi jembatan untuk membangun keakraban antara mahasiswa dan anak-anak panti. Canda, tawa, dan kebersamaan yang tercipta membuat kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi ruang berbagi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi kedua belah pihak. Hari pertama kemudian ditutup dengan pengecekan dokumentasi, pembersihan tempat, dan kepulangan peserta.
Semangat pengabdian kembali berlanjut pada Minggu, 7 Juni 2026. Setelah persiapan dan keberangkatan pada pukul 07.00 WIB, mahasiswa melaksanakan kegiatan inti berupa pendampingan dan pengajaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak-anak panti. Agar proses pembelajaran tetap menyenangkan dan tidak monoton, kegiatan diselingi dengan berbagai ice breaking yang mendorong anak-anak untuk aktif berinteraksi. Gud Fan Arif Septiawan, selaku narasumber kegiatan, menjelaskan bahwa pembelajaran yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter dan kemampuan sosial anak.
Materi pembelajaran diberikan berdasarkan jenjang masing-masing. Anak-anak yang belum memasuki usia sekolah diajak belajar melalui kegiatan mewarnai, sementara tingkat MI mendapatkan aktivitas kreatif berupa membangun menara dari stik. Adapun anak-anak tingkat MTs dan SMK memperoleh materi public speaking untuk melatih keberanian dan kemampuan berkomunikasi. Menurut Gud Fan, pembagian materi tersebut diharapkan dapat membantu mengembangkan mental, rasa kekeluargaan, dan jiwa sosial anak-anak Panti Asuhan Hajjah Khodijah. Antusiasme mereka selama proses pembelajaran menjadi salah satu energi positif yang membuat kegiatan semakin bermakna. Keterlibatan seluruh tim menjadi kekuatan utama Volunteer Pelita Pendidikan. Para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengajar, tetapi juga sebagai sahabat yang memberikan perhatian, motivasi, dan pengalaman baru kepada anak-anak panti. Dari kegiatan tersebut, mereka belajar bahwa pengabdian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Satu langkah kecil yang dilakukan dengan kepedulian dapat menjadi cahaya bagi mimpi seseorang.

Setelah sesi pembelajaran selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan dan dokumentasi bersama. Seluruh peserta kemudian melakukan pembersihan tempat sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan dengan evaluasi bersama panitia. Evaluasi menjadi bagian penting untuk merefleksikan proses pengabdian sekaligus menjadi bahan perbaikan bagi kegiatan serupa di masa mendatang. Ketua HMPS PIPS UIN Malang, Kresna Adi Prasetya, bersama seluruh pengurus dan peserta menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki ruang luas untuk mengambil peran dalam menjawab persoalan pendidikan di masyarakat. Kehadiran 28 pengurus dan anak panti dalam rangkaian kegiatan semakin memperkuat semangat kolaborasi dan kebersamaan yang menjadi ruh kegiatan tersebut.

Volunteer Pelita Pendidikan menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika ilmu dipadukan dengan kepedulian, ruang belajar dapat berubah menjadi ruang tumbuh. ketika mahasiswa hadir dengan ketulusan, sebuah pertemuan sederhana dapat meninggalkan inspirasi yang panjang. HMPS PIPS FTIK UIN Malang membuktikan bahwa pengabdian bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menemani, mendengarkan, dan menumbuhkan keberanian untuk bermimpi. Karena satu langkah untuk mengabdi hari ini, bisa menjadi sejuta alasan bagi anak-anak untuk terus percaya bahwa masa depan mereka layak diperjuangkan.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: ftik.uin-malang.ac.id
Instagram : ftikuinmlg
Tiktok : ftik.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





