{"id":16452,"date":"2026-08-31T00:34:40","date_gmt":"2026-08-31T00:34:40","guid":{"rendered":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/?p=16452"},"modified":"2026-08-31T00:34:50","modified_gmt":"2026-08-31T00:34:50","slug":"perkuat-integritas-akademik-di-era-ai-fitk-uin-malang-sosialisasikan-kebijakan-cek-plagiasi-tugas-akhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/perkuat-integritas-akademik-di-era-ai-fitk-uin-malang-sosialisasikan-kebijakan-cek-plagiasi-tugas-akhir\/","title":{"rendered":"Perkuat Integritas Akademik di Era AI, FITK UIN Malang Sosialisasikan Kebijakan Cek Plagiasi Tugas Akhir"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>FTIK INSIGHT&nbsp;<\/strong>\u2013 Malang \u2013&nbsp;Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan semakin masifnya pemanfaatan <em>artificial intelligence<\/em> (AI) dalam dunia pendidikan, integritas akademik menjadi fondasi yang semakin penting. Menjawab tantangan tersebut, <strong>Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang<\/strong> menyelenggarakan <strong>Sosialisasi Kebijakan Cek Plagiasi untuk Tugas Akhir Mahasiswa<\/strong>, Jumat, 28 Agustus 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh <strong>mahasiswa FITK semester 5\u201314 serta mahasiswa S2 MPMat<\/strong>. Sosialisasi menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memahami prosedur pemeriksaan plagiasi sekaligus memperkuat kesadaran mengenai pentingnya menghasilkan karya ilmiah yang orisinal, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Hadir sebagai pemateri, <strong>Wahyu Indah Mala Rohmana, Ketua Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah FTIK<\/strong>, yang memaparkan kebijakan terbaru terkait pemeriksaan <em>similarity<\/em> menggunakan <strong>Turnitin<\/strong> bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"527\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46-1024x527.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16456\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46-1024x527.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46-300x155.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46-768x396.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46-1536x791.jpeg 1536w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46-18x9.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.40.46.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa batas <em>similarity<\/em> tugas akhir mahasiswa untuk jenjang <strong>Sarjana (S1) ditetapkan maksimal 25 persen<\/strong>, sedangkan untuk jenjang <strong>Magister (S2) maksimal 20 persen<\/strong>. Ketentuan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memastikan karya ilmiah mahasiswa memenuhi standar orisinalitas dan ketentuan akademik yang berlaku di lingkungan FTIK. Namun, pemeriksaan <em>similarity<\/em> tidak semestinya dipahami hanya sebagai upaya untuk mengejar angka persentase serendah mungkin. Lebih dari itu, kebijakan ini diarahkan untuk membangun <strong>budaya akademik yang menjunjung kejujuran, orisinalitas, tanggung jawab ilmiah, serta etika dalam penggunaan sumber<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana menggunakan referensi secara tepat, mencantumkan sumber melalui teknik sitasi yang benar, serta melakukan parafrase secara bertanggung jawab. Dengan demikian, rendahnya angka <em>similarity<\/em> bukan menjadi satu-satunya ukuran kualitas karya, melainkan bagian dari proses membangun karya ilmiah yang benar-benar mencerminkan kemampuan intelektual penulisnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"550\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17-1024x550.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16458\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17-1024x550.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17-300x161.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17-768x413.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17-1536x826.jpeg 1536w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17-18x10.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.38.17.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebijakan cek plagiasi membawa pesan yang lebih besar: <strong>karya ilmiah bukan sekadar dokumen untuk memenuhi persyaratan kelulusan, tetapi representasi dari proses berpikir dan perjalanan akademik mahasiswa.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tugas akhir seharusnya lahir dari proses pengembangan gagasan, penelusuran literatur, pengumpulan dan analisis data, penyusunan argumentasi, hingga menghasilkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya memahami cara mendapatkan persentase <em>similarity<\/em> yang sesuai. Mereka juga perlu memahami substansi di balik kebijakan tersebut, yakni bagaimana membangun karya yang <strong>asli, kritis, argumentatif, dan memiliki kontribusi akademik<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"520\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58-1024x520.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16457\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58-1024x520.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58-300x152.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58-768x390.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58-1536x780.jpeg 1536w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58-18x9.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.39.58.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkembangan AI telah menghadirkan perubahan besar dalam dunia pendidikan. Teknologi tersebut dapat membantu mahasiswa menemukan informasi, mengembangkan ide, menyusun kerangka tulisan, hingga memperbaiki bahasa. Di sisi lain, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru terkait <strong>orisinalitas gagasan, kepemilikan intelektual, akurasi informasi, serta etika penggunaan teknologi dalam penulisan akademik<\/strong>. Dalam konteks inilah mahasiswa dituntut untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi pengguna yang <strong>kritis, etis, dan bertanggung jawab<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">AI seharusnya menjadi alat pendukung proses pembelajaran, bukan pengganti proses berpikir mahasiswa. Kemampuan menganalisis, mengolah informasi, menguji argumentasi, mengambil keputusan akademik, serta menghasilkan gagasan tetap harus menjadi bagian utama dari perjalanan intelektual mahasiswa. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dan AI perlu berjalan beriringan dengan penguatan integritas akademik. Teknologi boleh berkembang semakin cepat, tetapi <strong>kejujuran dan tanggung jawab ilmiah harus tetap menjadi kompas utama.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"710\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.53.53-1024x710.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16455\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.53.53-1024x710.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.53.53-300x208.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.53.53-768x532.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.53.53-18x12.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.53.53.jpeg 1385w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan sosialisasi ini, Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah FTIK tidak hanya menyampaikan ketentuan teknis mengenai batas <em>similarity<\/em>. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun <strong>ekosistem akademik yang berintegritas di tengah transformasi digital<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa kualitas tugas akhir tidak hanya ditentukan oleh persentase <em>similarity<\/em>, tetapi juga oleh <strong>keaslian gagasan, ketepatan penggunaan referensi, kualitas analisis, kekuatan argumentasi, serta tanggung jawab akademik penulis<\/strong>. Pemahaman tersebut menjadi penting agar kebijakan pemeriksaan plagiasi tidak berhenti sebagai prosedur administratif, tetapi benar-benar menjadi instrumen pendidikan yang membentuk karakter akademik mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"678\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11-678x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16454\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11-678x1024.jpeg 678w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11-199x300.jpeg 199w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11-768x1159.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11-1018x1536.jpeg 1018w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11-8x12.jpeg 8w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-26-at-14.20.11.jpeg 1060w\" sizes=\"(max-width: 678px) 100vw, 678px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sosialisasi kebijakan cek plagiasi menjadi langkah nyata FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat budaya akademik yang sehat, adaptif, dan berintegritas. Di tengah derasnya arus informasi serta kemajuan AI, mahasiswa tetap diarahkan untuk menempatkan <strong>orisinalitas, kejujuran, etika, dan tanggung jawab ilmiah<\/strong> sebagai prinsip utama dalam menghasilkan karya.<strong> Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah FTIK<\/strong> akan terus mendorong penguatan literasi akademik dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari upaya membangun sivitas akademika yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai insan akademik.[iz]<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Email :&nbsp;<a href=\"mailto:fitk@uin-malang.ac.id\">fitk@uin-malang.ac.id<\/a><\/strong><br><strong>Website:&nbsp;<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/https\/fitk.uin-malang.ac.id\/\">fitk.uin-malang.ac.id<\/a><\/strong><br><strong>Instagram :&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ftikuinmlg?igsi=NW9jbmtybjA1cmg1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ftikuinmlg<\/a><\/strong><br><strong>Tiktok :&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@fitk.uinmalang?_r=1&amp;_t=ZS-94XHQMhQHZq\">fitk.uinmalang<\/a><\/strong><br><strong>Youtube :&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@fitk2016\">fitkuinmlg<\/a><\/strong><a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/56522f16\/https\/www.tiktok.com\/@fitk.uinmalang?_r=1&amp;_t=ZS-91tvcktAjjO\"><br><\/a><strong>Layanan :<\/strong><br><strong>\u2013 WA :&nbsp;<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/https\/wa.me\/0816561337\">0816561337 (15. Layanan FITK)<\/a><\/strong><br><strong>\u2013 Link mobile :&nbsp;<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/http\/dumas.uin-malang.ac.id\/\">dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FTIK INSIGHT&nbsp;\u2013 Malang \u2013&nbsp;Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan semakin masifnya pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan, integritas akademik menjadi fondasi yang semakin penting. Menjawab tantangan tersebut, Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Cek Plagiasi untuk Tugas Akhir Mahasiswa, Jumat, 28 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16453,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,52],"tags":[],"class_list":["post-16452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-informasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16452"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16452\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16459,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16452\/revisions\/16459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}