{"id":18306,"date":"2026-10-06T01:25:27","date_gmt":"2026-10-06T01:25:27","guid":{"rendered":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/?p=18306"},"modified":"2026-10-06T07:59:48","modified_gmt":"2026-10-06T07:59:48","slug":"iss-2026-day-2-dari-tari-bapang-hingga-angklung-mahasiswa-internasional-menyelami-budaya-malang-di-balekambang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/iss-2026-day-2-dari-tari-bapang-hingga-angklung-mahasiswa-internasional-menyelami-budaya-malang-di-balekambang\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Internasional Menyelami Budaya Malang di Balekambang Melalui Kegiatan FTIK &#8211; ISS 2026 Day 2 Dari Topeng hingga Angklung"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"18306\" class=\"elementor elementor-18306\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5c3122b e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"5c3122b\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3b0ace66 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3b0ace66\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><strong>FTIK INSIGHT \u2013<\/strong><\/strong> Malang <strong><strong>\u2013<\/strong><\/strong> Pengalaman budaya dalam rangkaian <strong>International Students Summit (ISS) 2026<\/strong> hari kedua semakin semarak. Mengusung tema <strong>\u201cExploring Nature through Culture\u201d<\/strong>, kegiatan yang diselenggarakan oleh <strong>International Office and Student Affairs (IOSA) bersama Himpunan Mahasiswa International Class Program (ICP)<\/strong> tersebut tidak hanya mengajak mahasiswa internasional menikmati keindahan Pantai Balekambang, tetapi juga membawa mereka berinteraksi secara langsung dengan kekayaan seni dan budaya Malang.Dalam agenda tersebut, peserta diajak mengenal budaya melalui berbagai pengalaman kreatif, mulai dari menyaksikan <strong>Tari Bapang<\/strong>, melukis <strong>Topeng Malangan<\/strong>, hingga belajar memainkan alat musik tradisional <strong>angklung dan jimbe<\/strong>. Pendekatan ini menjadikan budaya bukan sekadar materi yang disampaikan, melainkan pengalaman yang dapat dilihat, disentuh, dimainkan, dan diciptakan bersama.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan tersebut turut dihadiri dan membersamai langsung oleh <strong>Prof. Dr. Muhammad Walid, M.A., Dekan FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; Dr. Fitrotul Uyun, M.Pd., Kepala Laboratorium Al-Qur\u2019an FTIK; serta Harir Mubarok, M.Pd., Sekretaris Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN Malang.<\/strong><\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" class=\"wp-image-18292 aligncenter\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-3-1024x683.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-3-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-3-300x200.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-3-768x512.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-3-18x12.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-3.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nuansa budaya Malang semakin kuat melalui penampilan <strong>Tari Bapang<\/strong>, salah satu bagian dari <strong>Tari Topeng Malangan<\/strong>, yang dibawakan oleh <strong>Kanza Ayomi Negara<\/strong>, mahasiswa <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"http:\/\/tbi.uin-malang.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Program Studi Tadris Bahasa Inggris<\/a><\/span> FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penampilan tersebut menjadi salah satu cara memperkenalkan seni tradisional Malang kepada mahasiswa internasional melalui pengalaman langsung. Tari tidak hanya diposisikan sebagai pertunjukan yang disaksikan dari kejauhan, tetapi menjadi pintu masuk untuk memahami identitas dan kekayaan budaya daerah. Setelah menyaksikan penampilan tari, peserta kemudian diajak terlibat dalam <strong>kegiatan melukis Topeng Malangan<\/strong>. Melalui aktivitas kreatif tersebut, mahasiswa internasional memperoleh kesempatan untuk mengenal salah satu warisan seni khas Malang secara lebih dekat. Setiap peserta dapat menuangkan kreativitasnya melalui warna dan bentuk topeng. Aktivitas ini menciptakan pengalaman personal yang membuat pengenalan budaya terasa lebih dekat dan berkesan.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" class=\"wp-image-18299 aligncenter\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.48-1024x683.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.48-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.48-300x200.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.48-768x512.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.48-18x12.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.48.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan mengenal budaya kemudian berlanjut melalui sesi <strong>musik tradisional<\/strong> di bawah arahan <strong>Joko Prihatin Gusindra, M.Pd.<\/strong>, dosen UIN Malang yang juga dikenal sebagai musisi, komposer, dan praktisi seni yang berkecimpung dalam pendidikan musik dan seni rupa. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan alat musik <strong>angklung dan jimbe<\/strong>. Mereka tidak hanya belajar memainkan alat musik, tetapi juga diajak mengenali karakter bunyi, memahami ritme, serta membangun harmoni secara bersama-sama. Suasana pembelajaran pun berkembang menjadi interaksi yang semakin cair. Mahasiswa Indonesia dan mahasiswa internasional berkolaborasi dalam memainkan musik, menciptakan ritme, serta merespons satu sama lain melalui bunyi dan gerakan. Dari proses tersebut lahirlah sebuah <strong>penampilan kolaboratif yang memadukan angklung, jimbe, dan tari<\/strong>. Perpaduan tersebut menghadirkan suasana yang dinamis sekaligus memperlihatkan bagaimana seni dapat menjadi bahasa yang menjembatani perbedaan latar belakang.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep pembelajaran budaya yang dihadirkan dalam ISS 2026 menunjukkan pendekatan yang berbeda. Peserta tidak ditempatkan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai bagian dari pengalaman budaya itu sendiri. Mereka melihat tari, menyentuh dan melukis topeng, memainkan alat musik, membangun ritme, hingga tampil dan berkolaborasi. Proses tersebut membuat budaya hadir sebagai pengalaman yang hidup. Hal ini sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa internasional untuk mengenal budaya Indonesia melalui pendekatan yang lebih komunikatif dan menyenangkan. Di sisi lain, mahasiswa Indonesia juga memperoleh kesempatan untuk berbagi sekaligus belajar melihat kebudayaan sendiri melalui perspektif teman-teman dari berbagai negara. Pertemuan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa keberagaman tidak harus menjadi sekat. Justru melalui seni, perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan karya dan pengalaman bersama.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" class=\"wp-image-18294 aligncenter\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-1-1024x683.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-1-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-1-18x12.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.55-1.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran pimpinan dan sivitas akademika FTIK dalam agenda tersebut semakin memperkuat komitmen fakultas dalam menghadirkan pengalaman pendidikan internasional yang tidak berhenti pada kegiatan akademik formal. <strong>ISS 2026<\/strong> memberikan ruang kepada mahasiswa untuk membangun komunikasi lintas budaya melalui pengalaman nyata. Alam Balekambang menjadi ruang belajar, sementara seni tradisional menjadi jembatan perjumpaan. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa internasional tidak hanya mengenal Indonesia melalui informasi, tetapi juga melalui pengalaman langsung bersama masyarakat akademik yang menjadi bagian dari kehidupan mereka selama menempuh pendidikan di Malang.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" class=\"wp-image-18295 aligncenter\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.54-1-1024x683.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.54-1-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.54-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.54-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.54-1-18x12.jpeg 18w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-05-at-12.16.54-1.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hari kedua ISS 2026 di Balekambang memberikan pesan kuat bahwa pembelajaran lintas budaya dapat berlangsung melalui cara yang sederhana sekaligus bermakna. Sebuah tarian, selembar topeng yang dilukis, denting angklung, dan ketukan jimbe mampu mempertemukan mahasiswa dari latar negara yang berbeda dalam satu ruang kebersamaan. Dari Tari Bapang hingga harmoni angklung dan jimbe, ISS 2026 menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar sesuatu yang diwariskan untuk dikenang, tetapi sesuatu yang dapat terus dihidupkan melalui interaksi dan kolaborasi. Di Balekambang, mahasiswa tidak sekadar datang sebagai wisatawan. Mereka hadir sebagai pembelajar, pelaku seni, dan sahabat lintas budaya. Dari alam mereka belajar tentang lingkungan, dari budaya mereka belajar tentang identitas, dan dari kolaborasi mereka belajar bahwa keberagaman dapat menghasilkan harmoni.[iz]<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Email :\u00a0<a href=\"mailto:fitk@uin-malang.ac.id\">fitk@uin-malang.ac.id<\/a><\/strong><br \/><strong>Website:\u00a0<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/https\/fitk.uin-malang.ac.id\/\">ftik.uin-malang.ac.id<\/a><\/strong><br \/><strong>Instagram :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ftikuinmlg?igsi=NW9jbmtybjA1cmg1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ftikuinmlg<\/a><\/strong><br \/><strong>Tiktok :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@ftik.uinmalang?_r=1&amp;_t=ZS-99KSfcugEXk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ftik.uinmalang<\/a><\/strong><br \/><strong>Youtube :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@fitk2016\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fitkuinmlg<\/a><\/strong><a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/56522f16\/https\/www.tiktok.com\/@fitk.uinmalang?_r=1&amp;_t=ZS-91tvcktAjjO\"><br \/><\/a><strong>Layanan :<\/strong><br \/><strong>\u2013 WA :\u00a0<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/https\/wa.me\/0816561337\">0816561337 (15. Layanan FITK)<\/a><\/strong><br \/><strong>\u2013 Link mobile :\u00a0<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/http\/dumas.uin-malang.ac.id\/\">dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)<\/a><\/strong><\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0<\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FTIK INSIGHT \u2013 Malang \u2013 Pengalaman budaya dalam rangkaian International Students Summit (ISS) 2026 hari kedua semakin semarak. Mengusung tema \u201cExploring Nature through Culture\u201d, kegiatan yang diselenggarakan oleh International Office and Student Affairs (IOSA) bersama Himpunan Mahasiswa International Class Program (ICP) tersebut tidak hanya mengajak mahasiswa internasional menikmati keindahan Pantai Balekambang, tetapi juga membawa mereka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18289,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,52],"tags":[],"class_list":["post-18306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-informasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18306"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18314,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18306\/revisions\/18314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}