FTIK INSIGHT – Malang – Mutu tidak lahir dari satu pihak, apalagi dibangun dalam satu malam. Ia tumbuh dari kemauan untuk saling mendengarkan, bekerja bersama, dan berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Semangat inilah yang mengiringi Pembukaan Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bertempat di Ruang Meeting FTIK Gedung Megawati Lantai 1, Selasa (15/9/2026), pembukaan AMI menjadi titik awal bagi program studi untuk bersama-sama melihat kembali perjalanan akademik dan tata kelola yang telah dilaksanakan.
Pelaksanaan AMI Tahun 2026 menggunakan rekapitulasi status akhir pengisian laporan kinerja program studi pada aplikasi EVAMI serta daftar penugasan Auditor Mutu Internal sebagai dasar dan acuan pelaksanaan audit. Namun, lebih dari sekadar data dan dokumen, proses tersebut menjadi kesempatan untuk melihat berbagai proses yang telah dilakukan oleh program studi. Evaluasi menjadi ruang untuk mengenali capaian, membaca kebutuhan, sekaligus menemukan peluang pengembangan ke depan. Dalam suasana tersebut, audit tidak semestinya dipandang sebagai proses yang berjarak antara auditor dan program studi. Sebaliknya, AMI dapat menjadi ruang perjumpaan untuk membangun pemahaman yang sama bahwa peningkatan mutu merupakan tanggung jawab bersama.

Mewakili Tim Auditor AMI 2026, Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.AB., BLU, menyampaikan harapan agar pelaksanaan audit dapat memperoleh kerja sama yang komit dan luar biasa dari seluruh pihak yang terlibat. Pesan tersebut menjadi penting karena keberhasilan AMI tidak hanya ditentukan oleh instrumen maupun sistem yang digunakan, tetapi juga oleh keterbukaan dan kesungguhan seluruh unsur dalam menjalani proses evaluasi. Semangat kerja sama tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa budaya mutu tidak dibangun melalui tuntutan semata. Ia membutuhkan komunikasi yang baik, keterbukaan dalam melihat kondisi, serta kemauan untuk bergerak bersama menuju perbaikan.

Dalam perkembangannya, dunia pendidikan membutuhkan institusi yang mampu membuka ruang bagi keberagaman, membangun komunikasi, dan menguatkan kolaborasi. Semangat tersebut tercermin dalam pandangan bahwa Tarbiyah saat ini semakin inklusif dan kolaboratif. AMI 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat semangat tersebut. Ketika auditor, pimpinan, program studi, dan seluruh unsur akademik dapat berjalan dalam satu arah, proses evaluasi tidak lagi sekadar menjadi kewajiban kelembagaan, tetapi berubah menjadi bagian dari budaya bersama. Inklusivitas menghadirkan ruang bagi setiap unsur untuk terlibat, sementara kolaborasi membuat setiap proses perbaikan menjadi lebih kuat karena dibangun bersama.
Pada akhirnya, AMI bukan semata-mata tentang menemukan apa yang belum sempurna. Lebih jauh, AMI adalah tentang keberanian untuk bercermin, kesediaan untuk belajar, dan komitmen untuk memperbaiki apa yang masih dapat ditingkatkan. Bagi FTIK UIN Malang, langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus memberikan layanan akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman. Karena perjalanan akademik mahasiswa yang berkualitas membutuhkan institusi yang juga terus belajar dan berbenah. Dari audit lahir evaluasi, dari evaluasi tumbuh perbaikan, dan dari kolaborasi lahir kekuatan. Semoga AMI Tahun 2026 menjadi ikhtiar yang membawa keberkahan bagi seluruh sivitas akademika, menguatkan budaya mutu FTIK UIN Malang, serta menghadirkan perjalanan akademik yang semakin inklusif, kolaboratif, dan bermakna.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: ftik.uin-malang.ac.id
Instagram : ftikuinmlg
Tiktok : ftik.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





