FTIK INSIGHT – Malang – Memulai kehidupan sebagai mahasiswa berarti membuka lembaran baru dalam perjalanan intelektual, profesional, sekaligus spiritual. Di Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mahasiswa baru tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai matematika, tetapi juga diarahkan menjadi generasi yang mampu berpikir kritis, beradaptasi dengan perkembangan zaman, menciptakan inovasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam Sosialisasi Profil Program Studi Tadris Matematika dan Pembelajaran di Perguruan Tinggi, yang digelar dalam rangkaian Alpha Meet & Greet 2026, Kamis, 27 Agustus 2026, di Aula Microteaching Lantai 2 FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kegiatan yang diikuti mahasiswa baru tersebut menghadirkan Ketua Program Studi Tadris Matematika, Ulfa Masamah, M.Pd., didampingi Sekretaris Program Studi Tadris Matematika, Dimas Femy Sasongko, M.Pd. Sosialisasi menjadi momentum untuk mengenalkan identitas Prodi, arah pengembangan, profil lulusan, sekaligus budaya belajar yang akan menjadi bekal mahasiswa selama menempuh pendidikan. Dalam pemaparannya, Ulfa Masamah mengajak mahasiswa baru melihat Tadris Matematika secara lebih luas. Memilih program studi bukan hanya berarti memilih bidang keilmuan, tetapi juga memilih ruang untuk bertumbuh dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. Visi Program Studi Tadris Matematika ditempatkan sebagai kompas dalam menyiapkan pendidik matematika masa depan. Perkembangan teknologi digital, Artificial Intelligence (AI), riset, serta perubahan kebutuhan dunia pendidikan menuntut mahasiswa untuk menjadi pembelajar yang kritis, kreatif, adaptif, inovatif, dan produktif. Karena itu, pembelajaran Tadris Matematika mempertemukan matematika, pedagogi, teknologi, riset, dan nilai-nilai Islam. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami serta mengajarkan matematika, tetapi juga mengembangkan pembelajaran, melakukan penelitian, menciptakan inovasi, dan mengubah ilmu menjadi solusi yang bermakna.
Salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut adalah penguatan identitas Ulul Albab. Menjadi mahasiswa UIN Malang tidak berhenti pada pencapaian akademik. Pendidikan diarahkan untuk melahirkan pribadi yang memiliki kedalaman spiritual, keluasan intelektual, keagungan akhlak, dan kematangan profesional. Dalam konteks Tadris Matematika, spirit tersebut diwujudkan melalui kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, reflektif, dan sistematis yang berjalan bersama karakter, integritas, serta kesadaran spiritual. Matematika pun dipandang bukan sekadar kumpulan angka, rumus, dan prosedur. Di dalamnya terdapat pola, keteraturan, hubungan, serta fenomena kehidupan yang dapat menjadi pintu untuk memahami ilmu dan realitas secara lebih luas. Mahasiswa juga diajak mengenali kontribusi ilmuwan dan matematikawan Muslim dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, Ulul Albab tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjadi cara berpikir, cara belajar, dan cara menggunakan ilmu.
Program Studi Tadris Matematika memperkenalkan tiga profil lulusan utama yang menjadi arah pengembangan kompetensi mahasiswa, yakni Pendidik Matematika, Asisten Peneliti, dan Edupreneur. Sebagai Pendidik Matematika, mahasiswa dipersiapkan menguasai matematika dan pedagogi, memahami karakter peserta didik, merancang pembelajaran inovatif, serta memanfaatkan teknologi secara tepat. Sebagai Asisten Peneliti, mahasiswa dibangun dengan budaya riset. Mereka didorong untuk membaca literatur, mengidentifikasi persoalan pendidikan matematika, membantu pengumpulan dan analisis data, hingga berkontribusi dalam penelitian bersama dosen maupun peneliti. Sementara sebagai Edupreneur, mahasiswa didorong mengubah gagasan menjadi inovasi dan peluang. Pengembangan media pembelajaran, aplikasi edukasi, konten matematika, bahan ajar, layanan pendidikan, hingga produk edukatif bernilai ekonomi menjadi ruang kreativitas yang dapat dikembangkan. Tiga profil tersebut menunjukkan bahwa masa depan lulusan Tadris Matematika memiliki ruang kontribusi yang luas: mengajar, meneliti, sekaligus menciptakan inovasi.

Memasuki perguruan tinggi juga berarti mengubah cara belajar. Dimas Femy Sasongko menjelaskan bahwa mahasiswa tidak lagi ditempatkan hanya sebagai penerima informasi, melainkan sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Mahasiswa dituntut mulai mampu menentukan strategi belajar, mencari sumber, membaca literatur, mengembangkan pertanyaan, menguji gagasan, berdiskusi, memecahkan masalah, melakukan penelitian, menghasilkan karya, dan mengevaluasi proses belajarnya sendiri. Paradigma Student-Centered Learning menjadi salah satu fondasi penting. Dosen tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi hadir sebagai fasilitator, pembimbing, mentor, sekaligus mitra akademik. Karena itu, mahasiswa baru didorong membangun kebiasaan akademik sejak semester pertama: membaca, menulis, berdiskusi, mencari referensi ilmiah, mengikuti seminar, terlibat dalam penelitian, mengikuti kompetisi, membangun jejaring, hingga menghasilkan portofolio.

Perkembangan Artificial Intelligence menjadi bagian tak terpisahkan dari perubahan pendidikan. Mahasiswa Tadris Matematika didorong menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, etis, dan produktif. AI dapat membantu eksplorasi pengetahuan, pencarian informasi, analisis, kreativitas, hingga pengembangan media pembelajaran. Namun, teknologi tidak boleh mengambil alih proses berpikir.

Mahasiswa tetap harus mampu memverifikasi informasi, mengevaluasi sumber, memahami konteks, menyusun argumentasi, dan mempertanggungjawabkan karya akademik. Integritas akademik dan etika ilmiah tetap menjadi landasan dalam pemanfaatan teknologi. Bagi calon pendidik matematika, kemampuan tersebut menjadi semakin penting. Guru masa depan bukan mereka yang menolak teknologi, tetapi juga bukan mereka yang menyerahkan pikirannya kepada teknologi. Guru masa depan adalah mereka yang mampu menggunakan teknologi untuk memperkuat nalar, kreativitas, dan kemanusiaan. Rangkaian sosialisasi kemudian dilanjutkan melalui Focus Group Discussion (FGD). Forum ini menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengolah kembali berbagai informasi mengenai visi dan misi Prodi, profil lulusan, budaya akademik, sistem pembelajaran, hingga strategi pengembangan diri.

Didampingi mahasiswa HMPS Tadris Matematika, mahasiswa baru berdiskusi dalam kelompok kecil, menyampaikan pandangan, berbagi pengalaman, serta membicarakan tantangan yang mungkin mereka hadapi selama menjalani kehidupan kampus. Pendampingan tersebut juga memberikan gambaran praktis mengenai pengelolaan waktu, organisasi, relasi akademik, kompetisi, prestasi, dan berbagai peluang pengembangan diri. Dengan FGD, orientasi mahasiswa tidak berhenti pada mendengar dan menerima informasi, tetapi bergerak menuju memahami, merefleksikan, mendiskusikan, dan merancang langkah.
Sosialisasi Profil Program Studi Tadris Matematika dan Pembelajaran di Perguruan Tinggi menjadi salah satu fondasi penting dalam rangkaian Alpha Meet & Greet 2026. Kegiatan ini menegaskan komitmen Program Studi untuk membangun ekosistem akademik yang unggul, inovatif, adaptif, integratif, berteknologi, dan berorientasi pada kemaslahatan. Mahasiswa baru sejak awal diajak memahami bahwa perjalanan mereka tidak berhenti ketika memperoleh gelar sarjana. Mereka sedang dipersiapkan menjadi pendidik yang mencerahkan, asisten peneliti yang berkontribusi pada pengembangan ilmu, serta edupreneur yang mampu mengubah gagasan menjadi inovasi pendidikan.

Pada akhirnya, Tadris Matematika FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya ingin melahirkan mahasiswa yang mampu menyelesaikan persoalan matematika, tetapi generasi yang mampu menyelesaikan persoalan kehidupan dengan ilmu, nalar, iman, dan kreativitas. Matematika dipertemukan dengan iman, ilmu, teknologi, riset, dan kemanusiaan dalam spirit Ulul Albab. Dari sinilah mahasiswa ditempa untuk berpikir dengan nalar, berdzikir dengan kesadaran, berkarya dengan inovasi, dan mengabdi dengan ilmu. Sebab, masa depan pendidikan matematika tidak hanya membutuhkan mereka yang pandai menghitung.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: ftik.uin-malang.ac.id
Instagram : ftikuinmlg
Tiktok : ftik.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





