{"id":17990,"date":"2026-09-28T02:53:45","date_gmt":"2026-09-28T02:53:45","guid":{"rendered":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/?p=17990"},"modified":"2026-09-28T02:58:15","modified_gmt":"2026-09-28T02:58:15","slug":"dari-suara-menjadi-prestasi-mahasiswa-pai-ftik-uin-malang-tunjukkan-kreativitas-di-vertolistic-4-0","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/dari-suara-menjadi-prestasi-mahasiswa-pai-ftik-uin-malang-tunjukkan-kreativitas-di-vertolistic-4-0\/","title":{"rendered":"Dari Suara Menjadi Prestasi, Mahasiswa PAI FTIK UIN Malang Tunjukkan Kreativitas di Vertolistic 4.0"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"17990\" class=\"elementor elementor-17990\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-65b045d6 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"65b045d6\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-34b8de2 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"34b8de2\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>FTIK <strong><strong>INSIGHT<\/strong><\/strong><\/strong> &#8211; Suara bukan sekadar bunyi. Di tangan mahasiswa yang kreatif, suara dapat menjadi medium untuk menyampaikan gagasan, membangun karakter komunikasi, sekaligus menghadirkan karya yang mampu menjangkau ruang digital. Semangat inilah yang ditunjukkan <strong>Faizah Salsabila Said, mahasiswa <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"http:\/\/pai.uin-malang.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)<\/a><\/span> Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang<\/strong>, melalui ajang <strong>Vertolistic 4.0<\/strong>.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kompetisi tersebut diselenggarakan secara daring oleh <strong>Himasiera Institut Pertanian Bogor (IPB)<\/strong> dengan menghadirkan kategori <strong>Voice Over Radio<\/strong>. Dalam kompetisi ini, peserta ditantang menyajikan siaran tandem dalam format MP3 yang dipadukan dengan poster. Konsep tersebut tidak hanya menguji kemampuan vokal, tetapi juga mengasah kreativitas, teknik penyiaran, kemampuan membangun komunikasi, serta kecakapan mengemas pesan dalam bentuk yang menarik. <strong>Faizah<\/strong> turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertemukan <strong>22 kelompok dari berbagai perguruan tinggi<\/strong>. Tanpa melalui babak penyisihan, seluruh peserta langsung berhadapan dalam kompetisi dengan karya yang menjadi representasi kreativitas dan kemampuan masing-masing tim.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi <strong>Faizah<\/strong>, keikutsertaan dalam Vertolistic 4.0 menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan komunikasi melalui media suara. Tantangan voice over menuntut lebih dari sekadar suara yang terdengar jelas. Peserta perlu memahami karakter pesan, mengatur intonasi, membangun ekspresi melalui suara, serta menjaga dinamika agar siaran tetap hidup dan menarik untuk didengarkan. Kehadiran mahasiswa <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"http:\/\/pai.uin-malang.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PAI<\/a><\/span> dalam kompetisi tersebut juga memperlihatkan bahwa kompetensi calon pendidik semakin luas di tengah perkembangan teknologi komunikasi. Kemampuan menyampaikan pesan secara efektif menjadi bekal penting, terlebih ketika ruang pendidikan kini semakin bersinggungan dengan berbagai bentuk media digital.<\/p>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"576\" height=\"1024\" class=\"wp-image-17992 aligncenter\" src=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-28-at-07.43.34-576x1024.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-28-at-07.43.34-576x1024.jpeg 576w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-28-at-07.43.34-169x300.jpeg 169w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-28-at-07.43.34-7x12.jpeg 7w, https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-28-at-07.43.34.jpeg 720w\" sizes=\"(max-width: 576px) 100vw, 576px\" \/><\/figure>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pengalaman kompetisi, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teknik siaran, tetapi juga belajar mengolah ide menjadi karya. Proses kreatif mulai dari penyusunan konsep, produksi audio, hingga penyajian poster menjadi satu kesatuan yang menuntut ketelitian, kerja sama, dan keberanian untuk tampil berbeda. Vertolistic 4.0 sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa lintas perguruan tinggi untuk menunjukkan bahwa kreativitas dapat tumbuh melalui berbagai medium. Radio dan voice over yang memiliki akar kuat dalam komunikasi audio kini dapat bertransformasi menjadi karya digital yang lebih fleksibel dan dekat dengan generasi muda.<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi FTIK UIN Malang, partisipasi mahasiswa seperti yang dilakukan Faizah menjadi bagian dari dinamika pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ruang perkuliahan. Setiap kompetisi menghadirkan pengalaman baru yang dapat memperkaya kemampuan komunikasi, kreativitas, sekaligus kepercayaan diri mahasiswa. Satu suara dapat membawa sebuah pesan. Satu karya dapat membuka pengalaman. Dan satu keberanian untuk mencoba dapat menjadi langkah menuju prestasi yang lebih besar. Partisipasi <strong>Faizah Salsabila Said<\/strong> dalam Vertolistic 4.0 menjadi bukti bahwa mahasiswa <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"http:\/\/pai.uin-malang.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PAI<\/a><\/span> FTIK UIN Malang terus memiliki ruang untuk bertumbuh, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan di tengah kompetisi mahasiswa lintas perguruan tinggi.[iz]<\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Email :\u00a0<a href=\"mailto:fitk@uin-malang.ac.id\">fitk@uin-malang.ac.id<\/a><\/strong><br \/><strong>Website:\u00a0<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/https\/fitk.uin-malang.ac.id\/\">ftik.uin-malang.ac.id<\/a><\/strong><br \/><strong>Instagram :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ftikuinmlg?igsi=NW9jbmtybjA1cmg1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ftikuinmlg<\/a><\/strong><br \/><strong>Tiktok :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@ftik.uinmalang?_r=1&amp;_t=ZS-99KSfcugEXk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ftik.uinmalang<\/a><\/strong><br \/><strong>Youtube :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@fitk2016\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">fitkuinmlg<\/a><\/strong><a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/56522f16\/https\/www.tiktok.com\/@fitk.uinmalang?_r=1&amp;_t=ZS-91tvcktAjjO\"><br \/><\/a><strong>Layanan :<\/strong><br \/><strong>\u2013 WA :\u00a0<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/https\/wa.me\/0816561337\">0816561337 (15. Layanan FITK)<\/a><\/strong><br \/><strong>\u2013 Link mobile :\u00a0<a href=\"https:\/\/103.17.76.28:10443\/proxy\/2ce3da26\/http\/dumas.uin-malang.ac.id\/\">dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)<\/a><\/strong><\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FTIK INSIGHT &#8211; Suara bukan sekadar bunyi. Di tangan mahasiswa yang kreatif, suara dapat menjadi medium untuk menyampaikan gagasan, membangun karakter komunikasi, sekaligus menghadirkan karya yang mampu menjangkau ruang digital. Semangat inilah yang ditunjukkan Faizah Salsabila Said, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17991,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[56,3,39],"tags":[],"class_list":["post-17990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademik","category-berita","category-pai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17990"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18000,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17990\/revisions\/18000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ftik.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}