FTIK INSIGHT – Malang – Kualitas pendidikan tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui keterbukaan untuk mendengar, mengevaluasi, dan merespons kebutuhan mahasiswa. Semangat tersebut diwujudkan Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Forum Ketua Kelas yang digelar pada Senin (28/9/2026), pukul 12.00 WIB hingga selesai di Meeting Room Megawati Lantai 2. Forum ini menjadi ruang dialog antara program studi dan perwakilan mahasiswa untuk mengevaluasi pelaksanaan perkuliahan sekaligus memetakan kebutuhan mahasiswa dalam berbagai kegiatan penunjang akademik. Melalui forum tersebut, ketua kelas memiliki ruang untuk menyampaikan secara langsung berbagai informasi, pengalaman, kendala, maupun aspirasi yang berkembang selama proses perkuliahan. Posisi ketua kelas sebagai penghubung antara mahasiswa dan program studi menjadi semakin strategis dalam membangun komunikasi akademik yang terbuka dan efektif. Bagi Program Studi Tadris Matematika, forum ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola akademik yang partisipatif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Salah satu fokus utama forum adalah evaluasi pelaksanaan perkuliahan. Para ketua kelas menyampaikan berbagai masukan mengenai proses pembelajaran yang berlangsung di kelas, mulai dari komunikasi akademik, pelaksanaan tugas dan aktivitas pembelajaran, koordinasi mahasiswa dengan dosen, hingga berbagai aspek yang perlu diperhatikan untuk menciptakan suasana perkuliahan yang lebih efektif dan kondusif. Masukan tersebut menjadi bahan penting bagi program studi untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran secara langsung dari perspektif mahasiswa. Forum juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul selama proses perkuliahan sehingga dapat dikomunikasikan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme akademik yang sesuai. Namun, evaluasi tidak semata-mata diarahkan untuk menemukan kekurangan. Forum juga memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi praktik-praktik pembelajaran yang dinilai telah berjalan baik dan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa.

Pembahasan forum tidak berhenti pada persoalan perkuliahan. Program studi dan mahasiswa juga membicarakan berbagai kegiatan penunjang akademik yang dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa di luar kelas. Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain pengembangan kompetensi, seminar, pelatihan, forum ilmiah, penelitian, publikasi, kompetisi, serta berbagai aktivitas akademik lainnya yang dapat memperkuat kapasitas mahasiswa. Aspirasi tersebut menjadi masukan bagi program studi dalam merancang kegiatan yang lebih relevan dengan kebutuhan mahasiswa sekaligus mendukung profil lulusan Tadris Matematika. Kegiatan penunjang akademik diharapkan tidak berjalan sebagai agenda yang terpisah, tetapi terhubung dengan penguatan kompetensi mahasiswa sebagai pendidik matematika, asisten peneliti, maupun edupreneur. Karena itu, mahasiswa juga didorong untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai peluang akademik yang tersedia. Pengalaman mengikuti seminar, pelatihan, penelitian, kompetisi, publikasi, dan forum ilmiah dapat menjadi bagian dari pembentukan portofolio akademik sekaligus kompetensi profesional.
Forum Ketua Kelas menghasilkan peta masukan mahasiswa terkait pelaksanaan perkuliahan dan kebutuhan kegiatan penunjang akademik. Berbagai masukan dari masing-masing kelas dihimpun sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat kualitas layanan akademik, memperbaiki pola komunikasi, serta memetakan agenda pengembangan mahasiswa yang perlu mendapat perhatian. Tindak lanjut diarahkan pada beberapa aspek penting. Pertama, masukan terkait pelaksanaan perkuliahan akan menjadi bahan koordinasi internal dan komunikasi dengan pihak terkait agar berbagai kendala yang muncul dapat ditangani secara tepat. Kedua, forum mendorong penguatan komunikasi akademik antara program studi, dosen, ketua kelas, dan mahasiswa sehingga informasi maupun kebutuhan akademik dapat tersampaikan secara lebih efektif. Ketiga, program studi akan memetakan dan mengembangkan kegiatan penunjang akademik berdasarkan kebutuhan dan aspirasi mahasiswa. Keempat, hasil forum menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan agenda program studi yang mendukung kompetensi, prestasi, pengalaman ilmiah, dan kesiapan profesional mahasiswa. Dengan demikian, Forum Ketua Kelas tidak berhenti sebagai ruang penyampaian pendapat. Forum tersebut menjadi bagian dari siklus evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, ketika aspirasi dihimpun, dianalisis, dikomunikasikan, dan diarahkan menuju tindak lanjut sesuai kewenangan serta prioritas program studi.
Kegiatan ini menegaskan bahwa mahasiswa bukan sekadar penerima layanan pendidikan, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun dan mengembangkan ekosistem akademik. Melalui ketua kelas, suara mahasiswa dapat disampaikan secara lebih terstruktur dan menjadi bahan refleksi bagi program studi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran maupun layanan akademik. Bagi Program Studi Tadris Matematika, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang terbuka, kolaboratif, solutif, dan berorientasi pada mutu. Tata kelola akademik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari komunikasi dua arah serta kesediaan seluruh warga akademik untuk terus melakukan evaluasi. Semangat tersebut sejalan dengan visi Program Studi Tadris Matematika dalam mengembangkan keilmuan pendidikan matematika yang integratif, inovatif, adaptif, dan berdampak. Sebab perkuliahan yang berkualitas membutuhkan ekosistem akademik yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar, berkembang, berprestasi, mengeksplorasi keilmuan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tuntutan profesi.

Forum Ketua Kelas akhirnya menjadi salah satu wujud nyata semangat keluarga besar Tadris Matematika untuk membangun program studi secara bersama-sama. Dari ruang dialog lahir masukan. Dari masukan lahir evaluasi. Dan dari evaluasi diharapkan hadir perbaikan yang nyata. Lebih dari sekadar forum pertemuan, kegiatan ini menunjukkan bahwa kemajuan akademik membutuhkan keberanian untuk mendengar dan kesungguhan untuk menindaklanjuti. Ketika mahasiswa diberi ruang untuk menyampaikan pengalaman dan aspirasinya, program studi memperoleh perspektif penting untuk terus berbenah.Melalui komunikasi yang terbuka, kolaborasi yang kuat, dan tindak lanjut yang terarah, Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus berikhtiar menghadirkan lingkungan akademik yang memungkinkan mahasiswa tumbuh secara utuh.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: ftik.uin-malang.ac.id
Instagram : ftikuinmlg
Tiktok : ftik.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





