FTIK INSIGHT – Semangat berkarya dan budaya akademik kembali membuahkan hasil membanggakan dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika, Lidiana Fitria Ningsih (NIM 220108110043) dan Halimatus Sakdiyah (NIM 220108110046), berhasil mengembangkan hasil pembelajaran menjadi sebuah karya ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 4. Karya ilmiah tersebut berjudul “Analisis Kemampuan Siswa Berkebutuhan Khusus Tunarungu dalam Memecahkan Masalah Kontekstual Topik Bilangan Bulat” dan diterbitkan dalam JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, Universitas Pelita Harapan, pada Vol. 1 No. 1 (2026).
Artikel ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di bangku kuliah dapat berkembang menjadi karya akademik yang memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan secara lebih luas. Kajian mengenai kemampuan siswa berkebutuhan khusus tunarungu dalam memecahkan masalah kontekstual pada topik bilangan bulat menunjukkan pentingnya menghadirkan pembelajaran matematika yang mampu memperhatikan kebutuhan dan karakteristik setiap peserta didik.

Menariknya, artikel tersebut merupakan output dari Mata Kuliah Psikologi Kognitif pada Pembelajaran Matematika yang diampu oleh Ulfa Masamah, M.Pd. Melalui proses pembelajaran, pengkajian, penyusunan, hingga pengembangan tulisan ilmiah, mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk menghubungkan teori dengan persoalan nyata dalam dunia pendidikan. Penerbitan di jurnal SINTA 4 menjadi capaian yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga memperkuat budaya akademik mahasiswa Tadris Matematika FTIK UIN Malang. Proses tersebut menunjukkan bahwa tugas dan pengalaman belajar di kelas dapat menjadi titik awal untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai akademik dan dapat dibaca oleh masyarakat pendidikan yang lebih luas.
Di tengah tuntutan pendidikan yang semakin beragam, penelitian mengenai pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus juga memiliki arti penting. Setiap peserta didik memiliki karakteristik dan tantangan belajar yang berbeda. Karena itu, calon pendidik matematika perlu memiliki kepekaan akademik sekaligus kemampuan untuk memahami proses berpikir peserta didik secara lebih mendalam. Karya Lidiana Fitria Ningsih dan Halimatus Sakdiyah menjadi salah satu contoh bahwa mahasiswa dapat mengambil peran dalam menjawab tantangan tersebut. Dengan ketekunan, keberanian untuk meneliti, dan kemauan mengembangkan hasil pembelajaran, gagasan yang lahir dari ruang kuliah dapat tumbuh menjadi kontribusi ilmiah. Artikel “Analisis Kemampuan Siswa Berkebutuhan Khusus Tunarungu dalam Memecahkan Masalah Kontekstual Topik Bilangan Bulat” dapat dibaca melalui

Penerbitan artikel ini menghadirkan pesan sederhana namun kuat: karya besar tidak selalu bermula dari sesuatu yang besar—terkadang ia lahir dari tugas kuliah yang dikerjakan dengan kesungguhan. Lidiana Fitria Ningsih dan Halimatus Sakdiyah telah menunjukkan bahwa belajar bukan sekadar menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga tentang menciptakan gagasan, mengembangkan ilmu, dan meninggalkan jejak yang bermanfaat. Dari kelas lahir pertanyaan, dari pertanyaan tumbuh penelitian, dari penelitian lahir karya, dan dari karya terbuka jalan untuk memberi manfaat. Semoga langkah keduanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa FTIK UIN Malang untuk terus berani meneliti, menulis, menerbitkan, dan menghadirkan ilmu yang berdampak bagi pendidikan.Link : JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: ftik.uin-malang.ac.id
Instagram : ftikuinmlg
Tiktok : ftik.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





