FTIK INSIGHT – Malang, 3 September 2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar Yudisium Periode III Bulan September Tahun 2026 sebagai momentum pengukuhan capaian akademik mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pada program studi masing-masing. Mengusung semangat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Ulul Albab, kegiatan yudisium menjadi gerbang penting sebelum para mahasiswa melangkah menuju prosesi wisuda dan memasuki dunia profesional serta kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Dr. (HC) Ir. H. Soekarno tersebut diikuti oleh 636 peserta yudisium. Hadir memimpin rangkaian kegiatan, jajaran pimpinan FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang terdiri atas Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi.

Rangkaian yudisium dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB, peserta mengikuti sosialisasi tracer study yang dipandu oleh Rikza Azharona Susanti, M.Pd.

Tracer study menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan karena berfungsi untuk memperoleh informasi mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan di FTIK UIN Malang. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan mutu pendidikan sekaligus membantu fakultas memahami kondisi, kebutuhan, serta kiprah para alumninya di dunia kerja maupun masyarakat.Setelah sesi tracer study, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Gita Selvia salah satu peserta Yudisium dari Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Nuansa akademik sekaligus religius semakin terasa melalui lantunan Mars Indonesia Raya, Mars UIN Maliki Malang, serta rangkaian pembacaan ayat Al-Qur’an sebelum memasuki agenda utama yudisium.Memasuki agenda inti, Dr. Muh. Yunus, M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, menyampaikan laporan akademik peserta yudisium. Laporan tersebut menjadi gambaran atas proses panjang yang telah dilalui mahasiswa hingga akhirnya dinyatakan menyelesaikan studi.
Selanjutnya, Prof. Dr. Marno, M.Ag., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, menyampaikan laporan prestasi mahasiswa dari berbagai program studi. Capaian tersebut menunjukkan bahwa perjalanan mahasiswa FTIK tidak hanya diwarnai oleh keberhasilan akademik, tetapi juga oleh berbagai prestasi di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.Data prestasi yang disampaikan menunjukkan capaian membanggakan, yakni 89 prestasi internasional, 200 prestasi nasional, 39 prestasi regional, dan 72 prestasi lokal. Deretan capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa FTIK memiliki ruang yang luas untuk berkembang, berkompetisi, berkarya, dan membawa nama baik almamater.
Momentum semakin bermakna ketika Dekan FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., menyampaikan sambutan sekaligus pengukuhan yudisium. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan rasa bangga atas berbagai prestasi yang telah diraih mahasiswa FTIK. Namun, menurutnya, keberhasilan seorang lulusan tidak cukup hanya diukur melalui capaian akademik maupun tingginya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Para lulusan FTIK, khususnya yang akan meniti karier sebagai pendidik dan guru, diharapkan tidak berkecil hati dan mampu melihat profesi pendidikan sebagai bidang yang memiliki peran strategis bagi masa depan bangsa.
Setelah pengukuhan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata terbaik akademik dan nonakademik kepada mahasiswa terpilih dari masing-masing program studi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di FTIK.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan perwakilan Dosen dengan Alunan lagu oleh Ibu Mutiara Arlinsyah Putri Utami, M.Pd. dan diiringi biola oleh Bapak Kelik Desta Rahmanto, M.Pd. Hal demikian membuat suasana kekeluargaan pada Yudisium semakin hangat.

Selain penampilan dari perwakilan Tenaga Kependidikan, persembahan tak kalah menyemarakkan oleh mahasiswa peserta Yudisium. Achmad Fahim Nurfatih dari Program Studi Manejemen Pendidikan Islam dan tercatat juga menjadi Masiswa Berprestasi Non Akademik.

Tak kalah semarak ketika terdapat penyampaian pesan dan kesan mahasiswa, serta doa sebagai ungkapan syukur atas selesainya perjalanan akademik. Sri Dahlia berkesempatan mewakili para peserta Yudisium kali ini berasal dari Program Studi Magister Pendidikan Matematika.

Pelengkap kegiatan Yudisium ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Bapak Ahmad Abtokhi, M.Pd. Beliau adalah Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah FTIK, dengan penuh khidmad membacakan do’a dengan harapan kegiatan ini dilimpahkan keberkahan.

Suasana haru dan bangga semakin terasa ketika para peserta mengikuti penampilan menyanyi dari peserta yudisium, sebelum akhirnya seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan renungan bersama. Momen tersebut menjadi ruang refleksi bagi para lulusan untuk mengenang perjalanan panjang selama menjadi mahasiswa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi babak baru setelah meninggalkan lingkungan kampus.

Yudisium FTIK UIN Malang bukan sekadar seremoni penanda berakhirnya masa studi. Di balik toga dan penghargaan yang diterima, terdapat perjalanan panjang berupa pembelajaran, penelitian, organisasi, pengabdian, perjuangan, serta berbagai pengalaman yang membentuk karakter mahasiswa. Kini, para lulusan dihadapkan pada perjalanan baru. Mereka tidak lagi hanya dituntut untuk memahami ilmu, tetapi juga mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan bekal kompetensi akademik, pengalaman organisasi, berbagai prestasi, serta nilai-nilai Ulul Albab, lulusan FTIK diharapkan mampu tampil sebagai generasi pendidik dan profesional yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan pijakan nilai-nilai keislaman.

Yudisium FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Periode III September 2026 menjadi titik temu antara keberhasilan akademik dan awal dari pengabdian yang lebih luas. Sebanyak 636 peserta membawa pulang bukan hanya pengakuan atas keberhasilan menyelesaikan studi, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Beragam prestasi mahasiswa, mulai dari tingkat lokal hingga internasional, menjadi bukti bahwa FTIK terus berkomitmen melahirkan generasi unggul. Namun, capaian tersebut akan semakin bermakna apabila diiringi karakter Ulul Albab, integritas, kemampuan beradaptasi dengan digitalisasi, dan semangat menghadirkan pendidikan berkualitas. Dari yudisium menuju wisuda, dari kampus menuju masyarakat—lulusan FTIK UIN Malang diharapkan tidak sekadar menjadi insan yang berilmu, tetapi juga insan yang mampu mengamalkan ilmu, menjaga marwah almamater, dan menghadirkan manfaat bagi umat dan bangsa.[iz]
Email : fitk@uin-malang.ac.id
Website: ftik.uin-malang.ac.id
Instagram : ftikuinmlg
Tiktok : ftik.uinmalang
Youtube : fitkuinmlg
Layanan :
– WA : 0816561337 (15. Layanan FITK)
– Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)





